![]() |
| Foto oleh energepic.com: https://www.pexels.com/ |
Kadang saya suka iri dengan seorang yang kondisi keluarganya tergolong kurang mampu secara ekonomi, tetapi tidak mau berutang. Kadang, saya juga suka iri dengan orang yang terus menulis tanpa dibayar. Kadang, saya iri dengan orang yang berhasil ikut berbagai event menulis dengan konsisten. Lalu, saya bertanya sendiri,"Kenapa saya tidak seperti mereka?"
Pertanyaan menggelitik itu kadang hadir tanpa diminta dan memerlukan jawaban dari diri ini. Pertanyaan yang membuat saya menggigit jari karena ketidaktahuan alasannya. Alasan klasik seperti kelelahan tidak bisa diterima akal. Orang yang punya kerjaan banyak saja bisa terus menulis dengan konsisten, masa' kamu tidak bisa? Tuh, kan bertanya lagi!


