Navigasi

Membuat Rencana Isi Blog dan Manfaatnya

 

Rencanakan isi blogmu

Di awal pembuatan blog ini, saya mempunyai rencana isi bahwa blog ini akan saya isi dengan materi perkuliahan atau lebih tepatnya pembahasan tentang suatu ilmu yang saya pelajari. Namun, seiring perjalanan waktu, konsistensi memang sangat dibutuhkan dan keteguhan hati harus menyertai. Untuk hal yang terakhir ini, saya mengalami kesulitan.


Rencana Isi

Rencana isi yang seharusnya saya buat itu ingin sekali saya terapkan paling tidak seminggu sekali. Saya pikir itu sudah cukup baik dibanding tidak sama sekali. Iya, kan? Namun rencana, ya tetap rencana. Penerapannya akhirnya hanyalah rencana belaka.


Tugas kali ini tuh bikin saya garuk-garuk kepala. Bukan karena gatal, tetapi tepatnya bingung. Saya bingung ingin merencanakan apa pada blog gado-gado ini. Saya pikir blog ini akan saya isi sesuai mood yang muncul pada saat itu. Ya, kalau lagi mood nulis, ya nulis aja. Enggak berencana pun masih tetap nulis.


Ternyata mbak Marita memang benar, sebuah rencana isi harus dipikirkan oleh bloger. Sekeren Blogspedia aja punya rencana loh sebelum membuat konten. Eh, apalah blog receh saya ini. Masa' sih enggak mau bikin rencana isi.


Setelah membaca artikel dari Blogspedia, saya akhirnya tahu bahwa ada beberapa manfaat yang saya dapatkan saat membuat rencana isi blog. Emang sih kesannya ribet, ya, tapi saya yakin rencana seperti itu akan membantu seorang bloger seperti saya untuk konsisten menulis. 


Rencana Isi Selama Seminggu

Dimulai dari rencana mingguan saja, ya. Sebelumnya saya berencana ingin membuat isi blog sesuai dengan apa yang saya buat di youtube saya. Misalnya, yang setiap hari saya lakukan bersama anak-anak di rumah, yaitu read aloud kisah para sahabat nabi. Rencana ke depannya, saya ingin blog mengulas satu persatu apa yang menjadi video content di youtube juga dan semoga saja hal itu bisa terwujud, ya.


Saya pikir bila isi blog saya itu adalah kisah para sahabat nabi, maka akan lebih mudah untuk mengeksekusinya. Eh, kenyataannya tidak! Setiap kali ingin menuliskan isinya seperti itu, setiap kali rasa malas menghampiri.



Oleh karena itu, saya ingin selama seminggu ini (16-21 Oktober 2023) saya akan membuat isi blog dengan 2 kisah sahabat nabi, yaitu Muadz bin Jabbal pada tanggal  dan Ammar bin Yasir. Saat ini sudah terbayang kisah dari kedua pemuda shalih tersebut. Ya, mungkin setelah membaca kisahnya, saya akan lebih mudah untuk menuliskannya kembali.


Pada tanggal 21 Oktober 2023, rencananya saya ingin membuat ulasan atau artikel Blogspedia coaching. Mungkin di sana saya akan menuliskan kesan dan pesan selama Blogspedia coaching dan harapan besar dengan Blogspedia coaching.


Manfaat Rencana Isi Blog

Manfaat merencanakan isi blogmu


Menurut saya, kebuntuan ide atau ketiadaan ide itu sebenarnya bisa disikapi dengan cara yang baik dan benar. Banyak sekali ide yang bertebaran dan bisa dijadikan isi blog. Hanya saja, banyak di antara kita yang lebih asyik scroll media sosial dan lupa untuk menuliskan ide yang sering mampir dalam benak kita. 


Maka, kita bisa merencanakan. Ya, sekadar menuliskan hal-hal yang terlintas dalam benak kita. Toh, rencana itu sebenarnya adalah yang penting untuk kita angkat. Saya pikir tidak mungkin dalam satu hari kita tidak beraktivitas. Nah apa yang kita lakukan pada hari itu bisa saja dijadikan ide untuk mengisi blog.


Oleh karena itu, siapkan atau rencanakan isi blog terlebih dahulu. Kalau saya, biasanya saya akan menuliskan beberapa kata yang ingin saya jadikan ide untuk menulis. Sederhana sih, misalnya kata 'marah', lalu saya sempitkan lagi menjadi satu kalimat 'menghadapi anak yang suka marah'. Karena ide tersebut sangat dekat dengan kehidupan, maka akan lebih nyaman untuk mengeksekusinya.


Setelah bertemu beberapa ide, maka saya akan memilih mana sih ide yang harus saya eksekusi terlebih dahulu. Apakah ide pertama yang mau dieksekusi atau ide lain, semua pilihan terserah pada teman-teman. Nah, pada saat eksekusi inilah yang kadang banyak sekali kendalanya. Ya, alasan anaklah, capeklah, pekerja banyaklah. Ah, semuanya hanyalah alasan.


Alasan-alasan itu akan menjadi penghambat jika kita tidak kuat iman. Halah, pake kuat iman segala sih hehehe. Iya, dong godaan untuk rebahan itu besar banget loh. Apalagi ada rasa kantuk yang enggak tertahan. Ah, jadilah hari yang direncanakan menjadi kacau berantakan. Nah, rencana isi blog itu menjadi hal yang penting. 


Menurut saya berikut ini adalah manfaat content plan atau rencana isi.

  1. Jadi tahu apa yang harus dibuat Dengan merencanakan isi blog, dalam benak saya akan mulai merancang tulisan seperti apa yang akan hadir dalam blog kita. 
  2. Membuat tahu arah tulisan yang akan dibuat
  3. Memberi cambukan untuk diri agar terus menulis
  4. Memprioritaskan tulisan yang akan tayang terlebih dahulu di blog
  5. Memperkirakan waktu yang tepat untuk menulis


Di atas itu manfaat rencana isi menurut saya, ya. Sebenarnya banyak sekali orang yang merasakan manfaatnya. Namun, ada juga blogger yang tidak memiliki rencana, lalu langsung eksekusi aja. Boleh enggak sih yang kayak gitu? Tentu saja boleh, ya. Tidak ada larangan atau pengharaman untuk mengeksekusi ide yang tiba-tiba hadir di luar rencana.

Rencana isi bukan cuan


Rencana isi ini bertujuan untuk lebih mensistematiskan isi blog kita. Bila enggak sesuai, it's oke lah, ya. Yang penting menulis. Apa pun tulisan kita diusahakan memberi manfaat, bukan hanya cuan yang dipikirkan. Cuan adalah hasil akhir dari semua proses yang telah kita lakukan. Ingat Allah, ingat semua pertanggung jawaban kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Silakan berikan pendapatmu disini ya ^^

JNE di Hati, JNE Dinanti

  Bermain balok "Senang banget Ummi melihat kalian seperti ini, bekerja dan bermain bersama dengan penuh canda tawa. Rumah jadi tenang,...